e-KTP atau Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) merupakan data atau dokumen kependudukan elektronik berbasis online menggunakan sistem keamanan dan database nasional sehingga dapat mempermudah fungsi administrasi negara.

Adanya usul KTP Elektronik bukan tanpa sebab, latar belakang semua ini ialah karena KTP Konvensional yang memungkinkan seseorang memiliki lebih dari satu KTP. Sehingga memungkinkan seseorang berbuat curang dan menggandakan KTP dalam maksud yang tidak baik, kekurangan KTP Konvensional sangat berdampak buruk karena antara lain

  • Memungkinkan seseorang menghindari pajak
  • Dapat mengamankan kasus kriminalitas
  • Menyembunyikan identitas
  • Memalsukan dan menggandakan KTP
  • Membuat Paspor ilegal
  • dan masih banyak lagi kejahatan yang timbul akibat dari kekurangan KTP Konvensional

Program e-KTP di Indonesia pertama kali dimulai pada tahun 2009, dengan menunjuk 4 kota besar sebagai proyek percontohan yaitu Kota Padang, Makasar, Yogyakarta, dan Denpasar dengan menghabiskan dana hingga senilai Rp6,9 triliun.

Pasti banyak yang bertanya-tanya, apasih kelebihan dari e-KTP yang merupakan proyek penting bagi pemerintah Indonesia, dan apakah juga memiliki kekurangan?

Tentu e-KTP memiliki banyak manfaat contohnya untuk meminimalisir kependudukan ganda dan menghemat dana administrasi negara hingga triliunan rupiah, namun juga memiliki kekurangan seperti mudah error jika tidak dijaga dengan sebaik mungkin.

Baca Juga: Manfaat dan Keuntungan E-Paspor dibandingkan Paspor Biasa (Wajib Baca!) 

Untuk selengkapnya, berikut adalah kelebihan dan kekurangan e-KTP atau Kartu Tanda Penduduk Elektronik:

Manfaat dan Kelebihan e-KTP

Sebagai Identitas Diri

kelebihan dan kekurangan e KTPApabila telah masanya usia seorang WNI memenuhi persyaratan, maka sesuai UU wajib memiliki identitas Nasional berupa Kartu Tanda Penduduk yang berlaku bagi setiap individu yang tinggal di suatu daerah atau wilayah di Republik Indonesia.

Mudah Mengurus Berbagai Akses

Manfaat dan kelebihan dari e-KTP yang lainnya adalah dapat mengurus berbagai akses dengan mudah, seperti mengurus SIM dan STNK, Paspor dan urusan Imigrasi, mengikuti BPJS, Taspen, mengurus pernikahan dan Akta Kelahiran, dan mudah mengikuti pemilihan umum.

Jaminan Terpercaya

Dalam mengurus berbagai masalah, KTP Elektronik bisa menjadi jaminan terpercaya yang diterima oleh semua pihak. Sebagai contohnya dalam melakukan peminjaman uang dari individu maupun Lembaga Keuangan.

Baca Juga: Cara Melunasi Hutang dengan Cepat!

Meminimalisir Data Kependudukan Ganda

Masyarakat tidak akan mengalami kependudukan ganda, apalagi melakukan pemalsuan identitas. Pasalnya, semua sudah terekam di database nasional. Sehingga penyalahgunaan untuk kegiatan terrorisme, human trafficking, dan hal-hal lainnya dapat diminimalisir dengan mudah

Tidak Perlu Memperpanjang KTP (Seumur Hidup)

Salah satu rencana jangka panjang pemerintah mencanangkan KTP elektronik adalah kartu identitas yang dapat berlaku seumur hidup, sehingga tidak perlu memperpanjang lagi seperti praktik KTP sebelumnya dan hanya perlu memperbaharui data diri.

Berlaku Nasional

Dengan KTP Elektronik maka Anda mempunyai satu identitas yang dapat dipakai untuk mengakses segala fasilitas negara yang ada. Tidak perlu membuat KTP Lokal kembali dalam kepengurusan izin yang ada.

Hal ini juga sudah didukung oleh UU No. 23 Thn 2006, Perpres No. 26 Thn 2009 dan Perpres No.35 Thn 2010 yang memberlakukan e-KTP dapat dipakai dalam mendapatkan izin dan pelayanan apapun dari Lembaga Negara maupun Negara Swasta.

Dipercaya Secara Nasional Hingga Internasional

kelebihan dan kekurangan KTP ElektronikSelain itu, dengan memiliki KTP Elektronik Anda juga memiliki identitas yang dipercaya baik secara nasional maupun Internasional. Karena faktanya, Kartu Identitas Elektronik sudah dipakai terlebih dahulu oleh beberapa negara dan sudah dipercaya penuh secara Internasional.

Karena proses pengolahan e-KTP dilakukan secara komputerisasi yang ketat sehingga dapat meminimalisir kriminalitas seperti mencuri dan menggandakan Data yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung-jawab.

Membangun Database Kependudukan yang Akurat

Adanya e-KTP juga membantu pemerintah dalam membangun database kependudukan yang akurat sehingga mempermudah segala administrasi Negara. Sebagai contoh, dapat meminimalisir kesalahan data Pemilih dalam Pemilu mendatang.

Membantu Pembangunan Negeri

Negara yang memiliki sistem administrasi yang akurat merupakan langkah yang maju dan mendorong efisiensi langkah pemerintah dalam mengambil kebijakan publik. Memiliki KTP Elektronik juga membantu kita dan pemerintah dalam mengurusi berbagai masalah, salah satunya adalah pajak yang sangat berkontribusi besar bagi pembangunan negara.

Dapat menghemat jutaan bahkan triliunan uang negara karena efisiensi administrasi yang tidak lagi berbelit juga salah satu nilai plus diterapkannya e-KTP ini. Kebijakan publik yang diterapkan dengan baik karena didukung oleh database yang akurat dan lengkap.

Dan tentu masih banyak lagi manfaat dan kelebihan apabila Anda sudah memiliki yang namanya e-KTP, seperti:

  • Sebagai identitas atau tanda pengenal yang diakui internasional dan terpercaya
  • Mempunyai banyak fungsi (multi fungsi), misalnya dalam pemilihan umum sehingga tidak perlu membuat kartu pemilu lagi dan kartu lainnya
  • Memudahkan kepengurusan ijin
  • Mempermudah proses evakuasi dan penyelamatan kecelakaan, karena mempunyai data identitas yang asli
  • Memudahkan penerimaan bantuan
  • Lebih ekonomis
  • Dan sebagainya

Kerugian dan Kekurangan dari e-KTP

Memiliki Data Penting dan Sensitif

Tentu dalam membuat e-KTP kita wajib untuk memberi data identitas yang sangat pribadi, penting, dan sensitif. Apalagi seperti retina dan sidik jari, bisa saja dapat dipergunakan yang tidak baik oleh oknum tak bertanggung-jawab.

Masih Mudah Rusak dan Error

kelebihan dan kekurangan KTP Elektronike-KTP bisa dikatakan tidak sama dengan kartu-kartu seukurannya, seperti ATM. e-KTP setidaknya memiliki 7 lapis, yang didalamnya terdapat data diri, tanda tangan, sidik jari, retina, dan masih biodata Anda lainnya secara lengkap yang semuanya ada dalam bentuk elektrik.

Jadi hati-hati dalam meletakkan e-KTP didekat barang-barang elektronik, karena gelombang elektromagnetik yang ada dapat merusak sistem yang ada di KTP Elektronik Anda.

e-KTP juga bisa rusak karena dilaminating bahkan dihekter, berbeda dengan KTP Konvensional sebelumnya yang bisa ‘dipercantik’ dengan laminating. Walaupun belum ada kasus e-KTP yang error karena laminating, tapi lebih baik dihindari untuk menjaga sistem elektronik yang ada KTP Anda.

Rawan Pencurian Data

Seperti pernyataan diatas, e-KTP memiliki data yang sangat penting dan bisa saja dicuri dan disalahgunakan.

Apalagi program e-KTP merupakan program yang menggunakan sistem komputerisasi, sehingga walaupun memiliki tingkat keamanannya yang tinggi, bisa saja data tersebut dicuri dengan kejahatan cyber (cybercrime).

Selain itu, keamanan server pemerintah tidak terlalu memiliki pertahanan yang mumpuni, bahkan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kasus deface terbesar.

Menurut, Indonesia Security Incidents Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) mencatat setidaknya terdapat 48,4 juta serangan siber melanda diseluruh situs pemerintah pada tahun 2014, bahkan domain .go.id merupakan domain terbanyak yang diserang hacker.

Masih Rawan Menjadi Praktik Korupsi

Program e-KTP atau Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) merupakan salah satu program besar berskala nasional yang dijalankan oleh pemerintah, oleh sebab itu wajar saja jika oknum pemerintah banyak yang melakukan praktik korupsi pada program e-KTP ini.

Yang awalnya program berskala nasional ini dapat berjalan dengan baik sehingga dapat meningkatkan infrastruktur negara, malah menjadi terhambat dan rakyat malah semakin rugi dan rugi.