Wajib gak sih memiliki NPWP? Sebenarnya sih opsional, dimana wajib jika kamu sudah memiliki penghasilan tetap, namun bebas (boleh memiliki/tidak) bagi kamu yang belum memiliki penghasilan tetap. Tapi walaupun belum memiliki pekerjaan, memiliki NPWP sebenarnya banyak sekali keuntungannya lho! Jadi, bagi kamu yang masih bingung cara membuat NPWP bagi yang belum bekerja, simak sampai habis yo!

Baca Juga: Apa Itu NPWP?

Bagi setiap Warga Negara Indonesia wajib hukumnya untuk memiliki NPWP, khususnya bagi mereka yang sudah bekerja, baik dari wiraswasta bahkan hingga pegawai atau karyawan biasa sekalipun. Bagi yang belum bekerja sekalipun, NPWP sering digunakan sebagai persyaratan melamar pekerjaan, persyaratan membuat paspor, mempermudah membuka rekening tabungan, hingga untuk mendapatkan kredit.

Baca Juga: Kelebihan Paspor Elektronik dibandingkan Paspor Biasa

Pertanyaannya, bagaimana sih cara membuat npwp bagi yang belum bekerja? Disaat banyak perusahaan yang sudah mewajibkan NPWP sebagai salah satu persyaratan bagi para pencari pekerjaan. Sementara itu masih banyak juga diantara mereka yang belum memiliki NPWP.

Jadi, bisakah kita yang belum memiliki pekerjaan mendapatkan NPWP? Tentu saja bisa dong, namun kamu juga perlu usaha ekstra untuk memilikinya.

Cara Membuat NPWP bagi Yang Belum Bekerja

Sebenarnya cara membuat npwp bagi yang belum bekerja, hampir sama dengan cara membuat npwp pada umumnya. Hanya saja, ada beberapa bagian yang harus dimodifikasi atau harus berbeda.

Baca Juga: Apa Aja Sih Syarat untuk Membuat NPWP Pribadi?

Cara Membuat NPWP bagi Yang Belum Bekerja

  1. Mintalah Surat Keterangan dari Kelurahan atau Desa

    Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah cobalah minta surat keterangan dari keluarahan ataupun desa. Agar tidak sia-sia datang ke kantor pajak, udah antre lama-lama, eh tak mendapatkan apa-apa karena ditolak.

    Oleh sebab itu, persiapkan dahulu surat keterangan mengenai status pekerjaan kamu. Dengan cara meminta surat keterangan dari kelurahan dan isi status pekerjaan sesuai dengan keadaan kamu seperti freelance (pekerja lepas) atau wiraswasta.

    Jangan isi status pekerjaan kamu dengan keterangan “belum bekerja“, surat ini dibutuhkan jika kamu mendaftar secara langsung ke kantor pajak setempat.

  2. Daftar Secara Online atau Datang ke Kantor Pajak setempat

    Kamu bisa memilih daftar secara online daripada harus mengantre panjang dan memakan banyak waktu. Jangan lupa untuk persiapkan dokumen dahulu, lalu langsung lakukan pendaftaran secara online, dengan cara buatlah akun melalui situs kantor pajak di (www.ereg.pajak.go.id).

    Atau jika tetap ingin mendatangi langsung ke kantor pajak setempat, ya bisa bisa saja. Tinggal persiapkan dokumen dengan baik, seperti KTP bagi WNI atau Paspor dan KITAP/KITAS bagi WNA, dan jangan lupa untuk membawa surat keterangan dari lurah

    cara daftar npwp online

  3. Mengisi Data Pekerjaan

    Mengisi data pekerjaan dengan sedikit modifikasi bisa menjadi salah satu cara membuat NPWP bagi yang belum bekerja. Karena jika kamu mengisi kolom pekerjaan dengan status “belum bekerja”, maka kemungkinan besar pengajuan NPWP bisa ditolak oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

    Bukan bertujuan untuk negatif, tetapi hanya untuk mendapatkan NPWP, sehingga kamu bisa isi kolom pekerjaan dengan status pegawai swasta.

    Kemudian pada bagian alamat tinggal atau domisili dan alamat usaha, isi keduanya dengan alamat sesuai KTP kamu untuk memudahkan proses.

    Baca Juga: Kelebihan KTP Elektronik

    Selanjutnya klik Submit, jika domisili yang kamu tempati sekarang berbeda dengan KTP. Tidak perlu khawatir karena nantinya pelaporan SPT (Surat Pemberitahuan Pajak) bisa dilakukan di mana saja secara online.

    cara membuat NPWP bagi yang belum bekerja

  4. Periksa Email

    Setelah mengikuti cara-cara membuat NPWP diatas, selanjutnya jangan lupa untuk selalu periksa email. Karena kamu akan mendapatkan email yang berisi nomor transaksi dari Ditjen Pajak, ikuti sesuai langkah-langkah yang ada di email tersebut.

  5. Menunggu Permohonan NPWP

    Setelah semua langkah di atas selesai, selanjutnya tinggal menunggu permohonan apakah pengajuan permohonan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) disetujui atau tidak, kamu bisa cek melalui email atau cek di history pendaftaran aplikasi e-Registration tersebut.

    Jika Permohonan berlangsung tanpa ada kendala, kartu NPWP akan dikirim ke alamat email kamu dalam kurun waktu kurang lebih 14 hari kerja. Jika dalam waktu 14 hari kamu belum juga mendapatkan kartu NPWP, kemungkinan terdapat dokumen-dokumen yang dianggap tidak sah atau belum lengkap.

    Jika ada kendala, silahkan daftar NPWP online kembali atau telepon ke KPP tempat kamu terdaftar, untuk informasi lebih lanjut.

    cara membuat npwp bagi yang belum bekerja

  6. Pengambilan Kartu NPWP

    Setelah kamu dinyatakan diterima, selanjutnya print email dari Ditjen Pajak tersebut dan bawa ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) setempat untuk dicetak dalam bentuk kartu.

  7. Jika Ditolak, Daftar Ulang atau Pindah ke KPP yang lain

    Jika pengajuan ditolak, maka lengkapi beberapa dokumen yang dianggap tidak sah atau belum lengkap. Lalu, daftar ulang secara online maupun di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat kamu daftar NPWP sebelumnya, atau bisa juga untuk pindah ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang lain.

Buat NPWP kok Agak Ribet, Emang Seberapa Penting sih NPWP itu?

Memudahkan Kredit Bank

mempermudah pengajuan kredit

Jika ingin mengajukan setiap kredit, termasuk KPR. Bank biasanya mewajibkan calon debitur memiliki NPWP, atau jika calon nasabah ingin mengajukan kartu kredit dengan limit besar, pihak bank juga akan menanyakan NPWP sebagai syarat utama.

Memudahkan Membuka Rekening Tabungan

Sebagian bank saat ini sudah mulai menerapkan persyaratan kepemilikan NPWP bagi calon nasabah yang ingin membuka rekening tabungan, meskipun bukan syarat yang wajib, tentu dengan memiliki NPWP akan makin mempermudah dalam membuka rekening tabungan baru.

Mengurus Restitusi (Pengambilan) Pajak

cara membuat npwp

Bagi Wajib Pajak yang mengalami kelebihan saat membayar pajak dari jumlah yang seharusnya, mereka bisa mengurus pengembalian dari selisih yang terlanjur disetor ke kantor pajak, tentunya dengan memiliki NPWP.

Mengajukan Pengurangan Pembayaran Pajak

Bagi Wajib Pajak yang merasa keberatan atas jumlah pajak yang harus disetor atau ingin mengajukan pengurangan pembayaran. Hal ini mungkin dilakukan hanya jika Wajib Pajak memiliki NPWP.

Potongan Pajak Lebih Rendah

Karyawan yang memiliki NPWP juga mendapat keuntungan dalam hal besaran potongan pajak penghasilan yang lebih kecil. Sesuai dengan aturan perpajakan, tarif PPh 21 bagi wajib pajak yang tidak memiliki NPWP adalah 120 persen, atau 20 persen lebih tinggi dari pemegang NPWP.

Memudahkan Memantau PPh 21

cara membuat npwp bagi yang belum bekerja

Dengan memiliki NPWP, setiap karyawan bisa mendatangi kantor pajak setempat untuk mengetahui berapa PPh 21 yang harus dibayar, sekaligus mengecek apakah PPh 21 sudah dipotong atau disetorkan oleh perusahaan.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan membantu kamu dalam membuat NPWP, khususnya bagi kamu yang belum bekerja. Karena memiliki NPWP adalah kewajiban kita sebagai Warga Negara, disisi lain juga banyak sekali manfaat dari memiliki NPWP.